see our website : www.yayasandwijendradps.org

to see in our full feature use PC/laptop

but you can see it too in short style of mobile version

17 Februari 2012
Atasi Krisis Bangsa Pramuka, TNI, dan Pers Harus Bersinergi
Ancaman terjadinya degradasi moral di kalangan anak muda, memerlukan solusi untuk mengantisipasinya. Mengingat, bila sampai terjadi degradasi moral di kalangan generasi muda, juga menjadi ancaman bagi keutuhan Pancasila, UUD 45, dan NKRI. Karena itu, sinergi antara Pramuka (generasi muda), TNI, serta pers sangat diperlukan untuk mengatasi persoalan-persoalan (krisis) bangsa yang terjadi.
Hal ini terungkap dalam apel Pramuka Satuan Karya (Saka) Wira Kartika Korem 163/Wirasatya 2012, Kamis (16/2) kemarin, di Lapangan Makorem Denpasar. Apel besar Pramuka Saka Wira Kartika kemarin, diikuti para anggota Saka Wira Kartika kabupaten se-Bali.
Ketua Panitia Apel, Letkol Caj. Drs. I Made Ardana, S.Ag., M.Ag. mengatakan, peserta yang terlibat dalam apel besar ini yakni Saka Wira Kartika Korem 163/Wirasatya, Kodim se-Kabupaten di Bali. Tujuan kegiatan yang digelar setiap tahun ini yakni meningkatkan peran Satuan Karya Wira Kartika sebagai salah satu komponen cadangan dalam rangka mewujudkan RAK juang yang tangguh serta kemanunggalan TNI-rakyat.
Dalam kegiatan tersebut, penitia menghadirkan beberapa pembicara, di antaranya Kepala Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bali Drs. I.B. Gede Wiyana, Ketua Kwarda Bali I Ketut Wija, Pemimpin Kelompok Media Bali Post (KMB) Satria Naradha, serta Kasiterrem Korem 163/Wirasatya. Satria Naradha yang membawakan materi pemahaman awal cinta tanah air mengungkapkan, saat ini begitu banyak persoalan yang dihadapi bangsa ini. Banyak krisis yang sedang dihadapi. Pemecahan berbagai masalah itu memerlukan bantuan generasi muda (pramuka).
Dikatakannya, pramuka menjadi harapan semua komponen di tengah kredibilitas lembaga-lembaga yang ada. Bersama TNI, pers, dan pramuka harus bersama-sama berkomitmen dalam memecahkan persoalan bangsa. Komponen ini harus tetap memperkokoh komitmennya untuk memperbaiki bangsa ini. ''Pramuka harus berada di garis depan dalam menjaga dan memecahkan persoalan bangsa ini,'' ujar Satria Naradha.
Satria Naradha juga meminta kepada generasi muda untuk melakukan kajian terhadap kekuatan dan kelemahan yang ada. Terlebih, bangsa ini memiliki potensi yang besar, baik dalam hal jumlah penduduk serta kelebihan lainnya. ''Melihat potensi yang ada, semestinya kita ini sudah bisa memimpin dalam hal ekonomi dunia,'' katanya.
Sayangnya, harapan itu belum bisa terwujud karena potensi ekonomi yang ada belum digarap secara maksimal. Ekonomi bangsa ini perlu dilakukan perbaikan. Hal ini dilakukan agar negara ini tidak hanya puas menjadi konsumen dari negara lain sebagai pangsa pasarnya. ''Produk kita harus mampu merambah negara lain sehingga ada keseimbangan antara impor dan ekspor,'' jelasnya.
Sebelumnya, Ketua Kwarda Bali Ketut Wija mengungkapkan, gerakan pramuka selama ini mengalami kemunduran akibat ada dua faktor yakni intern dan ekstern. Karena itu, diperlukan revitalisasi program pramuka sehingga bisa digemari kembali oleh generasi muda. Terlebih, program pramuka ini sangat lengkap bila dibandingkan dengan program ekstra lainnya.

sumber:
http://www.balipost.co.id/mediadetail.php?module=detailberita&kid=10&id=62248

Tidak ada komentar:

Posting Komentar